Pasca Banjir, Warga Diimbau Waspadai Berbagai Penyakit

RENGAT – Pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) akan dihadapkan dengan berbagai serangan penyakit. Sehingga warga di imbau agar tetap membudayakan hidup sehat dengan tetap mengatur pola makan dan minum yang seimbang.

Penyakit yang rentan pasca banjir tersebut yakni, demam berdarah dengue (DBD), diare, demam, batuk hingga infeksi saluran napas atas (ISPA) dan lainnya. “Sejak banjir melanda sejumlah desa terutama disepanjang aliran Sungai Indragiri, Dinas Kesehatan (Dinkes) sudah mendirikan posko,” ujar Kadis Kesehatan Kabupaten Inhu Elis Julinarti DCN Mkes, Senin (19/11).

Sejak dua pekan lalu, pendirian posko banjir dilanjiutkan dengan penanganan pasca banjir. Sehingga dibeberapa desa yang terkena dampak banjir, masih berdiri posko tersebut. Dimana, diposko tersebut dikerahkan petugas dimasing-masing Pustu dan Puskemas yang ada.

Bahkan, dibeberapa posko telah memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga setempat. Selain itu juga telah melaksanakan pengasapan (fogging) sebagai antisipasi terserang penyakit DBD. “Banjir hingga pasca banjir ini, petugas Pustu dan Puskesmas selalu diminta tetap siaga dengan berbagai kemungkinan penyakit yang menyerang warga,” sebutnya.

Kepada petugas Pustu dan Puskesmas terutama yang berada didaerah terkena dampak banjir juga diminta tetap melakukan koordinasi ke Dinkes. Koordinasi itu sebagai bentuk laporan perkembangan kesehatan warga selama terjadinya banjir hingga pasca banjir ini.

Pihak Dinkes juga menyalurkan sejumlah kelambu dibeberapa daerah sebagai antisipasi serangan penyakit. Karena, pasca banjir ini juga munculnya banyak nyamuk ukuran kecil kepala putih. “Nyamuk kepala putih ini ketika menggit, cukup gatal,” sambungnya.

Untuk anak-anak, selain diberikan pengobatan gratis pasca banjir ini juga telah diberikan makan tambahan berupa pemberian biscuit. Sehingga pengobatan yang ada, hendaknya anak-anak yang cukup rentan terkena penyakit pada pasca banjir ini dapat terhindar.

Lebih jauh disampaikannya, untuk memastikan lingkunagn warga tetap sehat juga telah dibagi-bagikan kaporit. “Warga yang merasa terganggu kesehatannya usai banjir ini agar dapat mendatangi posko, maupun Pustu dan Puskesmas terdekat,” imbaunya.(01)