Kapolres Inhu Imbau Korban Penipuan Travel Umroh Melapor

RENGAT – Kapolres Indragiri Hulu (Inhu) AKBP Arif Bastari Sik MH mengimbau kepada semua lapisan masyarakat sebagai korban penipuan salah travel penyelenggara umroh untuk melapor. Hal ini dalam rangka untuk memudahkan proses penyidikan yang saat ini telah dilakukan oleh Polda Riau.

Selain itu juga, sebagai langkah antisipasi bagi masyarakat lainnya yang ingin melaksanakan ibadah umroh agar tetap waspada dan cermat memilih travel penyelenggara umroh. “Jangan malu melapor dan melapor ke Polres tidak dipungut biaya,” ujar Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari Sik MH yang disampaikan oleh Paur Humas Polres Inhu Ipda Juraidi, Kamis (11/1).

Menurutnya, imbauan ini disampaikan agar masyarakat yang mengalami penipuan dan merasa dirugikan dapat terbantu dalam penanganan proses hukumnya. Karena setiap proses penyidikan yang dilakukan Polisi membutuhkan katerangan sejumlah pihak sebagai saksi terutama dari korban.

Dengan harapan, melalui keterangan yang disampaikan masyarakat sebagai korban penipuan tersebut dapat menjadikan proses penyidikan lebih terang benderang. “Korban penipuan yang dilakukan salah satu travel penyelenggaran umroh itu diduga tersebar disejumlah wilayah, dikhawatirkan juga terdapat di Kabupaten Inhu,” sebutnya.

Ditempat terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Inhu Drs H Abdul Karim menyambut baik atas langkah yang dilakukan Polres Inhu. “Dengan harapan melalui imbauan yang dilakukan Polres Inhu, masyarakat merasa terbantu khususnya bagi korban penipuan travel penyelenggara umroh,” ujarnya.

Memang sebutnya, sejauh ini belum ada terpantau oleh pihaknya warga Kabupaten Inhu yang menjadi korban penipuan travel penyelenggara umroh. Namun demikian, pihaknya dalam waktu dekat ini tetap akan memindak lanjuti dengan menyampaikan surat kepada masing-masing Kantor Urusan Agama (KUA) terkait hal tersebut dan imbauan untuk berhati-hati memilih travel umroh.

Karena bagi warga yang ingin menyelenggarakan ibadah umroh, saat ini sudah ada travel penyelenggara umroh resmi yang terdaftar di Kantor Kanwil Kemenag. “Hendaknya warga tidak terpangaruh oleh iming-iming dan bonus dari travel penyelenggaran umroh tetapi lebih memperhatikan keabsahan dan legalitas travel penyelenggara umroh tersebut,” harapnya.(01)